ADA APA DENGANMU? (Laman 2)
Kau datang
Tanpa kata dalam seribu diam
Hanya semakin mengoyak luka yang sudah ada
Tanpa senyum dan tatapan bijak
Yang selalu membuatku luluh dari ketegaran karang
Kau datang
Hanya membuat ku seperti makhluk asing di dalam istanaku
Setiap gerikmu justru menyayatku
Menyeretku dalam jurang kenangan
Membuatku kaku beku tak berkutik
Mati
Selaksa harap akan kata maaf
Tak kunjung hadir
Membuatku semakin bingung
Akan makna kedatanganmu
Entah apa yang kau dapat dalam kelana mu
Kau hanya datang dengan sisa air mata
Tapi kau tahu…
Telah banyak air mata yang tertumpah
Dan semua tak mengurai apapun
Sakit ini masih bersemayam
Biar ku duduk disudut kenangan
Berkelana dengan anganku sendiri
Dan kau…
Atas nama kebahagiaanmu…
Lakukan apapun yang kau inginkan
Karang Ploso, 7 Januari 2009
14.13 WIB
UNTUKMU, SOBAT…
Maafkan aku
Kutahu luka itu ada
Tapi seperti katamu
Belum saatnya berhenti
Dan aku akan tetap berjalan
Terima kasih, sobat
Tak ada kata lain yang bisa terucap
Karang Ploso, 7 Januari 2009
14.02
Diantara Hujan Deras yang membahasi Jogja
ADA APA DENGANMU?
Malam ini…
Seharusnya kami sedang menikmati malam
Melakukan ritual di tengah target dan deadline
Yang mengiringi setiap deru aktifitas kami
Tapi sayang…
Ego sedang merajai akal sehat
Dan aku mulai merasa…
Dia telah berubah
Benarkah?
Atau hanya sebuah duga yang berangkat dari kesedihan?
Tapi luka ini terasa sangat menyiksa
Antara cinta dan benci yang bercampur tak lagi tanpa sekat
Andai kubisa membaca pikiran setiap jiwa
Maka aku kan bertanya
Ada apa denganmu?
Yang pasti aku kehilangan sesuatu
Dan membuatku limbung ketika menyadarinya
Atau…
Ada apa denganku?
Benarkah kau telah berubah?
Atau aku yang telah berubah?
Jarak yang saat ini menemani mu dan aku
Menjadi sebuh kilas balik
Atas caci maki yang menjadi sahabat siang dan malam
Jika ketakberadaan jarak justru menjadi alat
untuk saling menyakiti
Untuk apa dipertahankan?
Aku hanya berusaha untuk memahami
Dan terus berdiri
Senantiasa tersadar…karena ada sebuah jiwa
yang bersandar pada pundakku
Atas nama kebahagiaanmu…
Kuikhlaskan jika kau ingin pergi
Atas nama kebahagiaanmu
Akan kulakukan apapun…
Meski itu sama dengan membunuhku
Karangploso, 4 Januari 2009
23.19 WIB
DALAM PELUKAN KEHIDUPAN
Dalam sebuah pelukan…
Sebuah usaha senantiasa ternegasikan
Untuk memahami bahwa dia hanyalah noktah
Dalam lingkaran hidup
Karena waktu seringkali tak bersahabat
Dengan memilih meniti garis yang diluar kefahamannya
Ah…
Pelukan lembut itu sebenarnya sebuah tamparan
Agar noktah-noktah itu terus menyadari
Setiap garis yang ia buat…
tak selalu sama dengan yang Dia buat
Karena kalian tak sama….
Setiap kebodohan yang terlanjur ada
Sebenarnya sebuah ciuman mesra tak terfahami
Karena tak guna ratapan dan elusan dada
Semua tak membuat air tanah menjadi air susu
Hanya menambah panjang
Lara hati lara diri lara jiwa
Dalam sebuah pelukan…
Kadang kita akan faham
Dalam sebuah kegetiran
Kearifan akan datang dengan penuh cinta….
Karangploso, 1 Desember 2008






wah belum ngisi disini
Yenni says:
Wakakakak….si Bapak penemu virus HIBLOGIKOH….he he he ya kaya gini ini
Karangploso itu dimana letaknya ya?
Yenni says:
Karangploso itu nama sebuah kelurahan di Sleman Yogyakarta…
Salam kenal, bro Huang..
Terima kasih susdah mampir