Semakin mendekati April 2009, lelucon politik semakin kelihatan menjadi-jadi saja. Dari hadirnya para pahlawan kesiangan yang tiba-tiba saja muncul dimana-mana sampai bahasa-bahasa diplomasi yang dibuat parpol yang dari hari ke hari kelihatan semakin memuakkan. Dari sekian banyak lelucon (atau pembodohan?) politik ini, dua diantaranya datang dari KPU selaku penyelenggara pemilu, yang membuat saya semakin pesimis [...]
Filed under: Sosial, Politic and Humanity | Ditandai: Caleg Perempuan, Contreng, Kebijakan Afirmatif, KPU, Pemilu, Politic | 27 Komentar »





